Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis, SMPIT - SMAIT Irfani Quranicpreneur Bilingual School

Cara memulai Bisnis #Chapter2

 

Cara memulai Bisnis

Penulis : Dr. H. Irfan Soleh, S.Th.I., MBA.


        Visi Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis adalah menjadi pesantren yang unggul dalam bidang Dirasah Islamiah dan wirausaha melalui pendekatan Qur'ani dan nilai-nilai IRFANI. Dari visi diatas diturunkan kedalam beberapa misi diantaranya adalah menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan praktek wirausaha. Visi misi tersebut diimplementasikan kedalam beberapa program diantaranya adalah sekolah wirausaha.
       Kemarin kami kedatangan sahabat para alumni amtsilati dari Garut dan Bandung yang bertanya bagaimana cara memulai bisnis dan mengelola unit usaha pesantren. Tulisan sederhana ini untuk menjawab pertanyaan pertama terkait bagaimana cara memulai sebuah bisnis. Untuk memulai bisnis, Menurut Hatten (2012) pada dasarnya ada 3 pilihan yaitu pertama bergabung dalam bisnis waralaba, kedua mengambil alih bisnis yang sudah mapan dan ketiga memulai bisnis dari awal.
        Pilihan yang ketiga lebih sulit karena lebih banyak resiko, waktu, tenaga dan modal yang harus dikeluarkan sehingga untuk meminimalisir resiko kegagalan perlu perencanaan yang matang. Hal pertama yang harus dilakukan tentu harus ada ide bisnis yang bisa dijadikan peluang bisnis yang menguntungkan dengan melihat beberapa indikator yaitu ide bisnisnya menarik, tidak bersifat sementara, tepat waktu dan mampu diwujudkan dalam bentuk produk yang memberikan nilai bagi orang lain.
            Ada lima langkah untuk mengevaluasi suatu peluang bisnis yaitu validasi, pengetahuan awal, potensi pasar, skalabilitas dan passion. Atau Kita bisa menggunakan design thinking yang sudah kita pelajari di sekolah wirausaha chapter kedua. Kemudian tentukan model bisnis yang akan kita bangun itu seperti apa. Kita mengetahui representasi visual dari suatu model bisnis dengan menyusun Kanvas Bisnis Model (KMB).
        KMB adalah alat untuk membantu menggambarkan dan mendefinisikan konsep bisnis dan KMB bisa menjadi alat perencanaan yang baik untuk pengukuran awal dari model bisnis yang akan dirintis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar