Pesantren Raudhatul Irfan Ciamis, SMPIT - SMAIT Irfani Quranicpreneur Bilingual School

Ekstrakurikuler : Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Jenis-jenis



Apa itu Ekstrakurikuler?

Kegiatan ekstrakurikuler atau ekskul adalah kegiatan tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah dengan tujuan untuk mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan dan wawasan serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 060/U/1993 dan Nomor 080/U/1993, kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang diselenggarakan di luar jam pelajaran yang tercantum dalam susunan program sesuai dengan keadaan dan kebutuhan sekolah, dan dirancang secara khusus agar sesuai dengan faktor minat dan bakat siswa.

Sedangkan menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 39 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kesiswaan, kegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu jalur pembinaan kesiswaan. Kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti dan dilaksanakan oleh siswa baik di sekolah maupun di luar sekolah, bertujuan agar siswa dapat memperkaya dan memperluas diri.


Tujuan Ekstrakurikuler

Dengan berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 39 Tahun 2008 mengenai pembinaan kesiswaan, tujuan dari kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler diantaranya sebagai berikut :

  • Mengembangkan potensi siswa itu dengan secara optimal serta terpadu yang melingkupi bakat, minat, serta kreativitas.
  • Memantapkan kepribadian siswa untuk dapat mewujudkan ketahanan sekolah ialah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dari pengaruh negatif serta bertentangan itu dengan tujuan pendidikan.
  • Mengaktualisasi potensi siswa di dalam pencapaian potensi unggulan sesuai bakat serta minat.
  • Menyiapkan peserta didik itu supaya dapat menjadi warga masyarakat yang mempunyai akhlak mulia, yang demokratis, yang menghormati hak-hak asasi manusia (HAM) di dalam rangka mewujudkan sebuah masyarakat mandiri (civil society).

Menurut Nasrudin (2010:12), tujuan dari kegiatan atau aktivitasekstrakurikuler diantaranya yaitu:

  • Siswa bisa atau dapat memperkaya serta memperluas pengetahuan di dalam keterampilan mengenai suatu hubungan antara segala macam bidang mata pelajaran dan menyalurkan bakat serta minat, dan juga memperlengkapi upaya pembinaan manusia seutuhnya yang beriman dan juga bertaqwa kepada Tuhan YME,  sehat rohani berbudi pekerti luhur, dan mempunyai pengetahuan serta keterampilan, juga berkepribadian yang mantap serta mandiri, dan juga mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan serta kebangsaan.
  • Siswa mampu untuk dapat memanfaatkan pendidikan kepribadian serta juga menghubungkan suatu pengetahuan yang diperolehnya itu di dalam program kurikulum itu dengan kebutuhan serta juga keadaan lingkungan.

Fungsi Ekstrakurikuler

Menurut Aqip serta Sujak (2011:68), bahwa terdapat 4 (empat) fungsi kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler diantaranya yaitu:

1. Fungsi Pengembangan

Bahwa kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler tersebut memiliki fungsi di dalam mendukung perkembangan personal peserta didik itu dengan melalui Bahwa suatu kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler memiliki fungsi untuk mendukung perluasan minat, pengembangan potensi, serta pemberian kesempatan di dalam pembentukan karakter serta juga pelatihan kepemimpinan.

2. Fungsi Sosial

Bahwa salah satu kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler memiliki fungsi untuk mengembangkan kemampuan serta rasa tanggung jawab memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk dapat memperluas pengalaman sosial, praktik keterampilan sosial, serta internalisasi nilai moral dan juga nilai sosial.

3. Fungsi Rekreatif

Sebuah kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler dilakukan di dalam suasana rilek, menggembirakan, serta  menyenangkan sehingga menunjang proses perkembangan peserta didik. Kegiatan atau aktivitas ekstrakulikuler harus bisa atau dapat menjadikan kehidupan atau atmosfer sekolah lebih menantang serta lebih menarik bagi peserta didik.

4. Fungsi Persiapan Karir

Segala kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler memiliki fungsi untuk dapat mengembangkan kesiapan karir peserta didik itu dengan melalui pengembangan kapasitas.


Manfaat Ekstrakurikuler

  • Untuk dapat atau bisa memberikan kesempatan bagi pemantapan ketertarikan yang telah atau sudah tertanam dan juga pembangunan ketertarikan yang baru
  • Untuk bisa atau dapat memberikan pendidikan sosial itu dengan melalui pengalaman serta pengamatan, terutama di dalam hal perilaku kepemimpinan, persahabatan, kerjasama serta kemandirian
  • Untuk membangun suatu semangat serta metalitas bersekolah
  • Untuk memberikan kepuasan bagi perkembangan jiwa anak atau pemuda
  • Untuk dapat atua bisa mendorong pembangunan jiwa serta moralitas
  • Untuk menguatkan kekuatan mental serta jiwa siswa
  • Untuk bisa memberikan kesempatan didalam bergaul bagi siswa
  • Untuk memperluas sebuah interaksi siswa
  • Untuk memberikan salah satu kesempatan kepada siswa di dalam melatih kapasitas kreativitas mereka lebih mendalam.

Jenis – Jenis Ekstrakurikuler

1. Jenis EkstrakurikulerDengan Berdasarkan Pilihannya

Ekstrakurikuler Wajib ini adalah salah satu program ekstrakurikuler yang sifatnya itu harus atau wajib diikuti oleh seluruh para peserta didik, terkecuali itu untuk peserta didik yang memiliki atau mempunyai kondisi tertentu yang membuatnya tidak mampu untuk bisa mengikuti kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler tersebut.

Ekstrakurikuler Pilihan ini merupakan sebuah program pilihan ekstrakurikuler yang bisa atau dapat diikuti oleh peserta didik sesuai dengan minat bakat serta minatnya masing-masing.

2. Jenis Ekstrakurikuler Berdasarkan Waktu Pelaksanaannya

Ekstrakurikuler Rutin ini merupakan suatu bentuk kegiatan atau aktivitas ekstrakurikuler yang dilaksanakan dengan secara terus menerus, seperti misalnya : latihan bola voli, latihan sepak bola serta sebagainya.

Ekstrakurikuler Periodik ini merupakan segala bentuk kegiatan atau aktivitas yang dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu saja, seperti lintas alam, camping, pertandingan olah raga serta sebagainya.

3. Jenis Ekstrakurikuler Berdasarkan Jenis Kegiatannya

Krida – Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa,  Kepramukaan, PMR (Palang Merah Remaja) , Paskibra(Pasukan Pengibar Bendera)   dan lainnya.

Karya Ilmiah – Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR), Kegiatan Penguasaan Keilmuan serta kemampuan akademik, penelitian dan juga sebagainya.

Latihan atau Olah Bakat atau juga Prestasi – Pengembangan bakat olahraga, seni serta budaya, cinta alam, jurnalistik, teater, keagamaan, dan lainnya.

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar